Satu hal lain yang aku ingin
ceritakan dalam kehidupan pribadiku, hal ini mungkin adalah satu hal yang
sangat riskan jika aku membaginya kepada kalian. Hahahhaha.. serius amat
bacanya!! Oke, kita mulai yaa..
Mungkin sedikit banyak kalian
sudah mengenalku walaupun hanya dalam beberapa tulisanku di beberapa bulan
terakhir. Aku sangat transparan dalam menceritakan realitas hidup, mungkin ada
beberapa teman dekatku yang tidak menyangka jika kehidupanku teramat tragis,
ironi memang, karena lingkungan dan atmosfir pergaulanku sangat beragam,
mungkin bisa dibilang aku tipe spesies manusia yang bisa masuk ke jenis spesies
lainnya, bahkan spesies hewan dan tanaman ( ini orang apa flora fauna siihh..
hee).. eh, ini ciyuss lho..!! Bahkan
dominan lingkungan dan teman-temanku adalah gerombolan manusia-manusia hedonis
Jakarta yang disaat penat, mereka bisa menghabiskan sisa malam dengan berbagai
kesenangan. Dunia gemerlap ibukota, riuh pikuk kesibukan malam Jakarta, sampai
anak-anak geng motor yang sering membuat resah jalanan-jalanan ibukota. Pernah sesekali,
aku tertidur di lantai ruang tamu rumahku dengan high heels dan dress mini
setelah semalaman suntuk aku menghabiskan waktu nongkrong di sebuah club di daerah
Jakarta selatan, dan lebih bodohnya lagi, aku bisa menghabiskan waktu luangku
disaat weekend untuk bertapa di sebuah club di daerah Jakarta Pusat sampai aku
tak pernah tau kapan siang dan malam berganti. Damn !! itu adalah hal tergokil
yang pada masa muda ini aku habiskan dengan sia-sia.
Mungkin aku merubah cara pandang
kalian, terhadap wanita sepertiku. Aku pun tidak pernah peduli dengan
pemikiran-pemikiran nyinyir orang-orang terhadapku. Aku belum menghabiskan masa
mudaku, tetapi aku telah banyak merasakan pahit manis pergaulan anak-anak
ibukota. Pemikiranku belum terkontaminasi akan hal buruk kehidupan Jakarta, aku
hanya banyak belajar dari kehidupan yang aku jalani. Puas rasanya ketika
setengah dari masa muda kita habiskan dengan melakukan hal-hal yang bodoh. Wajar
menurutku, jika ketika muda kita mencari arti sebuah kata “kehidupan”, karena
dengan kita mempelajari banyak sisi kehidupan, kita akan lebih bijak mengambil
jalan hidup di depan.
Saat ini, aku masih mengakui
bahwa diriku masih teramat muda. aku seimbangkan pola kehidupanku dengan
semangat cita-citaku meraih mimpi. Tak ada yang salah menurutku tentang tindak
pola pergaulanku sebagai anak Jakarta. Yang aku tahu, aku hanya mengisi
hari-hariku dengan hal-hal indah serta kebodohan-kebodohan yang nantinya bisa
aku jadikan pelajaran kepada anak cucuku.
Banyak hal yang kalian bisa
pelajari tentang diriku, aku muda, ceria, bodoh, mandiri dan berpendidikan. Dan
ketika anak muda seperti kalian menghabiskan waktu dengan kesenangan semu
belaka, aku pun telah merasakannya. Banyak hal yang aku jalani yang mungkin
kalian tidak pernah menduganya. Banyak kesenangan yang bisa kita lakukan tanpa berpikir
panjang dan akan menjadi masalah di hari berikutnya. Ketika kamu merasa dengan
pergi minum dan nge-club pada jumat malam untuk mencari kebahagiaan, hal itu adalah
kesalahan pemikiran yang diimplementasikan dengan nafsu. Tidak pernah ada
kebahagiaan yang datang dengan instan, kebahagiaan itu diraih dengan segala
pengorbanan. Salah, ketika anak muda mengenyampingkan urusan utama menata masa
depan demi kenyamanan kesenangan semu belaka, karena masa depan itu tergantung
dari apa yang kita lakukan di masa muda.
Bersenang-senanglah wahai anak
muda, namun ketika waktu membunuh semua angan-angan indahmu, jangan salahkan
masa mudamu yang berlalu bagaikan tiupan debu.

mbak. boleh minta emailnya? mau minta tolong mbaknya tentang skripsi saya. terimakasih mohon bantuannya
BalasHapus