Selasa, 07 Mei 2013

Harga Sebuah Kedewasaan !!


Siapa yang tahu kalau ternyata aku seorang wanita yang sangat keras. Berprinsip keras, berhati keras, sampai berkemauan keras. Aku telah menyimpan sifat itu puluhan tahun hingga kini. Siapa pula yang tahu, kalau sebenarnya sifat kerasku terbentuk dari lingkungan yang aku jalani hingga dari perihnya perjalanan hidup yang aku tempuh selama ini.

Ternyata bukan umur yang mendewasakan pemikiran serta sikap wanita keras sepertiku. Jalan hiduplah yang membuat sifat kerasku melebur dengan sempurna, sehingga dunia membuka mata kasat dan perasaanku pada suatu titik balik yang membuat wanita keras sepertiku dapat meleburkan keegoisan menjadi kedewasaan.

Sangat mahal harga sebuah “kedewasaan”, aku tidak pernah membeli kedewasaan, tapi ia dapat muncul ketika kau sudah tidak memiliki apa-apa lagi dihidupmu kecuali hasrat dan semangat. Aku pernah berada disituasi itu dan aku sangat bersyukur!

Bukan saat kau harus mengedepankan ego-mu dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan hal yang kau inginkan, tapi disaat kau mengikhlaskan jalan hidupmu dan kau berusaha dengan kuat untuk keluar dari himpitan yang menyiksamu. Bukan pada saat kau selalu menuntut, tapi pada saat kau berpikir akan orang-orang disekitarmu yang menjadi tanggung jawabmu. Bukan dimana kamu harus tinggal tapi bagaimana caranya kamu harus menyambung dan memikirkan nasibmu kedepan.

Pada saatnya semua manusia harus berada di titik dimana ia harus menentukan jalan hidupnya sendiri. Titik dimana hidupmu ditentukan oleh keputusan yang kamu ambil saat ini!

Aku masih sangat muda ketika situasi menuntutku menjadi dewasa, aku pun masih ingat jelas bagaimana hidup membuatku hampir menyerah kepada keegoisan dan hampir menjerumuskanku kepada keputusan –keputusan gambling terhadap jalan hidupku.

Berpikir instan itu sangat mudah apalagi mengimplementasikannya, semua tak butuh analisa. Belajarlah dari hidup, egoislah pada egomu, hingga kau dapat menemukan titik kedewasaan dari pembelajaran-pembelajaran hidup dari makhluk disekitarmu.

Temuilah kedewasaan itu, sebelum kau tersadar bahwa kedewasaan telah melewati batas kesanggupanmu untuk menggapainya.

1 komentar: